MAJALENGKA – Keresahan sempat menyelimuti warga Majalengka akibat kasus pembobolan toko yang meresahkan. Namun, kini ada jaminan ketenangan dari Polres Majalengka. Institusi kepolisian ini memastikan akan memburu habis-habisan satu pelaku yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), terlibat dalam pembobolan Toko Trijaya Baja di Kecamatan Talaga.
Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, dengan nada tegas dan penuh keyakinan menyatakan pengejaran ini akan dilakukan tanpa henti. “Kami tidak akan tidur untuk mengejar pelaku tersebut,” tegas AKBP Aldy, Selasa (1/9/2026). Ini bukan sekadar gertakan, melainkan janji serius kepolisian demi rasa aman dan keadilan masyarakat.
AKBP Aldy mendesak pelaku buronan segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Ia menegaskan, ruang gerak pelaku akan semakin sempit. Aparat kepolisian tidak akan berhenti memburu mereka hingga tertangkap dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada tempat aman bagi para penjahat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Toko Trijaya Baja, Jalan Raya Cikijing-Talaga, Desa Jatipamor, Kecamatan Talaga, menjadi bukti keseriusan polisi. Tiga pelaku telah diamankan, namun satu pelaku lainnya masih buron dan menjadi target utama DPO. Kasus ini menunjukkan efektivitas penegakan hukum, meski masih ada pekerjaan rumah untuk menuntaskan seluruh jaringan kejahatan.
Penanganan kasus ini, lanjut Kapolres, merupakan cerminan komitmen kuat Polres Majalengka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Setiap tindak kriminal akan ditindak tegas tanpa pandang bulu. AKBP Aldy juga menyoroti peran krusial masyarakat. Ia mengimbau warga yang mengetahui dugaan tindak pidana, tidak ragu melaporkannya kepada kepolisian.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila mengetahui adanya tindak pidana atau informasi terkait berbagai bentuk kejahatan, segera laporkan kepada polisi. Setiap informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan penindakan,” ujar AKBP Aldy. Kolaborasi antara polisi dan masyarakat ini adalah kunci utama menciptakan lingkungan bebas kriminalitas.
AKBP Aldy menegaskan, tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Majalengka. “Kami akan menindak tegas segala bentuk kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Majalengka,” tandasnya. Jajaran kepolisian akan terus bergerak, tidak hanya fokus pada pengungkapan kasus dan pengejaran DPO, tetapi juga meningkatkan upaya pencegahan agar tindak kejahatan tidak memiliki celah beraksi.
Pesan tegas dari Kapolres ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para penjahat: jangan pernah berpikir untuk beraksi di Majalengka, karena polisi akan selalu selangkah di depan. Bagi masyarakat, pintu pelaporan selalu terbuka lebar. Dengan sinergi polisi dan masyarakat, Majalengka bisa menjadi wilayah yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya.






