JAKARTA – Konser Orchestra Experience di The Entrance Convention Hall, Q-BIG BSD City, Tangerang, batal digelar pada Minggu (4/10/2026). Pembatalan tersebut menjadi sorotan karena calon penonton baru menerima informasi sekitar 30 menit sebelum pertunjukan dimulai pukul 19.00 WIB. Persoalan itu kini berlanjut ke kepolisian setelah laporan dugaan penipuan dan penggelapan dana diterima Polres Metro Tangerang Selatan.
Sejumlah penonton yang telah datang ke lokasi mengaku mendapati pertunjukan tidak berlangsung sesuai jadwal. Keluhan kemudian bermunculan di media sosial, termasuk dari calon penonton yang mempertanyakan pembatalan mendadak dan kondisi lokasi yang disebut tidak menunjukkan persiapan pertunjukan. “Barusan gue ke Qbig karena udah beli tiket yang lumayan mahal, tapi ternyata acaranya dibatalin tiba-tiba. Pas sampai lokasi, tempatnya kosong melompong. Nggak ada dekorasi sama sekali,” tulis akun X @Sipitungscbd.
Pihak Orchestra Experience memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya pada hari yang sama. Penyelenggara menyebut pembatalan terjadi akibat kendala teknis yang tidak terduga dan meminta maaf atas pemberitahuan yang mendadak kepada calon penonton. Mereka menyatakan pertunjukan akan dijadwalkan ulang, sedangkan tiket yang telah dibeli tetap berlaku untuk jadwal pengganti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi Bekuk Jaringan Penipu Smishing, Total Kerugian Para Korban Rp9,1 Triliun
Penyelenggara juga memberikan pilihan kepada penonton yang tidak ingin mengikuti jadwal baru untuk mengajukan pengembalian dana. Proses refund disebut akan dilakukan dalam waktu hingga tujuh hari kerja. Tanggal pertunjukan pengganti dan informasi lanjutan mengenai tiket akan disampaikan setelah jadwal baru dipastikan. “Kami dengan tulus memohon maaf atas pemberitahuan yang mendadak ini dan atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Tiket yang telah dibeli tetap berlaku untuk jadwal pertunjukan yang baru,” tulis akun Instagram @orchestra_experience.id
Perkara tersebut kini ditangani Polres Metro Tangerang Selatan setelah laporan dugaan penipuan dan atau penggelapan diterima pada Senin, 5 Oktober 2026. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Tangerang Selatan Itu Wahyuni mengatakan, penyidik Satuan Reserse Kriminal telah mulai melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut. “Bahwa benar saat ini Polres Tangsel telah menerima laporan polisi terkait dengan kejadian tersebut. Satreskrim telah melakukan penyelidikan atas peristiwanya, penyidik sedang bekerja,” ujar Wahyuni. (ES)






