JAKARTA – Sebuah tabung gas 3 kilogram (kg) di sebuah kontrakan wilayah Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, meledak pada Minggu (4/10/2026)
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan, tabung gas tersebut meledak usai pemilik rumah memasang regulator.
“Peristiwa bermula saat korban memasang tabung LPG 3 kg yang baru dibeli. Saat pemasangan regulator, korban sempat mencoba hingga tiga kali karena gas terus keluar,” ungkap dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (5/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban akhirnya berhasil memasang regulator pada percobaan keempat. Namun, kompor tetap tidak menyala.
Tak lama setelah kompor dimatikan, ledakan terjadi.
“Ledakan tersebut diduga terjadi akibat gas yang sebelumnya bocor dan terkumpul di dalam ruangan,” jelas dia.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh. Korban kemudian dibawa ke RSUD Cilincing untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, leher, tangan, dan lutut. Saat ini korban masih menjalani perawatan di RSUD Cilincing,” ujarnya.
Selain luka pada korban, insiden tersebut juga menyebabkan kerusakan pada atap rumah.
“Bagian atap yang sebagian menggunakan material asbes mengalami kerusakan berat,” ucap Bobi.
Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut. Pihaknya juga masih melakukan perhitungan kerugian materil akibat insiden itu.
“Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memasang dan menggunakan tabung LPG. Warga juga diminta segera memeriksa kondisi regulator, selang, dan tabung apabila mencium bau gas atau menemukan indikasi kebocoran,” tambah dia. (ES)






