JAKARTA – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis mengguncang kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa petang. Insiden yang melibatkan sebuah truk trailer dan sepeda motor ini tidak hanya merenggut nyawa pengendara motor, tetapi juga memicu kebakaran hebat yang melahap kedua kendaraan di lokasi kejadian. Peristiwa nahas ini terjadi tepat di depan Pos IX Pelabuhan Tanjung Priok, area yang dikenal padat dengan aktivitas logistik dan lalu lintas.
Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengonfirmasi bahwa api menyala tak lama setelah tabrakan maut itu. “Objek yang terbakar adalah kendaraan truk trailer yang baru bertabrakan dengan sepeda motor dan memicu terjadinya penyalaan api,” jelas Gatot di Jakarta, Selasa. Laporan awal menyebutkan bahwa kebakaran tersebut adalah dampak langsung dari benturan keras antara kedua kendaraan.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan bermula sekitar pukul 18.05 WIB. Sebuah sepeda motor Suzuki dengan nomor polisi B-3356-UFQ yang dikendarai oleh pria berinisial MJ melaju dari arah selatan dan hendak berbelok ke timur. Namun, di saat yang bersamaan, sebuah truk trailer dengan nomor polisi B-9619-UEH yang dikemudikan oleh RG melaju dari arah utara ke selatan, baru saja keluar dari area Pelabuhan JICT, tepatnya di depan Pos 9 Wilayah Koja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara, Edy Wibowo, menjelaskan bahwa tabrakan tak terhindarkan ketika MJ diduga menerobos lampu merah. “Sepeda motor yang dikemudikan pria berinisial MJ menerobos lampu merah, sementara dari arah berlawanan ada sebuah truk trailer melintas sehingga terjadi kecelakaan,” ungkap Edy. Benturan keras tersebut mengakibatkan sepeda motor terseret hingga sekitar 10 meter di bawah kepala trailer, sementara pengendara motor, MJ, terlempar dan tertinggal di lokasi tabrakan.
Detik-detik setelah tabrakan, percikan api langsung muncul dan dengan cepat membesar, membakar kedua kendaraan. “Saat terjadi tabrakan lalu timbul penyalaan api akibat laka lantas tersebut,” imbuh Gatot Sulaeman dari Gulkarmat. Kobaran api yang membumbung tinggi sempat membuat panik warga dan pengendara yang melintas di sekitar Jalan Raya Pelabuhan Wilayah Koja, area vital yang menjadi akses utama keluar masuk pelabuhan terbesar di Indonesia.
Laporan mengenai kebakaran ini segera diterima oleh Gulkarmat Jakarta Utara pada pukul 18.14 WIB. Tanpa menunda, tim pemadam kebakaran langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Sebanyak 10 personel pemadam kebakaran bersama dengan dua unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengatasi amukan api.
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, hanya berselang enam menit setelah laporan diterima, tepatnya pada pukul 18.20 WIB. Meskipun api berhasil dikuasai dengan cepat, dampak dari kecelakaan tersebut sangat fatal. Pengendara sepeda motor, MJ, dipastikan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya. Kondisi kedua kendaraan, baik truk trailer maupun sepeda motor, mengalami kerusakan parah dan hangus terbakar.
Saat ini, pihak Gulkarmat masih terus melakukan pendataan terkait taksiran kerugian material yang diakibatkan oleh kebakaran tersebut. Sementara itu, Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara melanjutkan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh detail dan memastikan penyebab pasti dari kecelakaan maut ini. Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, terutama di area padat dan vital seperti kawasan pelabuhan.(mw)






