Ngeri! Kurir Narkoba Jaringan Jakarta-Malang Digulung, Polisi Sita 1,1 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Senilai Miliar Rupiah - A1 Faktual

Ngeri! Kurir Narkoba Jaringan Jakarta-Malang Digulung, Polisi Sita 1,1 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Senilai Miliar Rupiah

- Editor

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG – Sebuah jaringan narkoba lintas provinsi yang membentang dari Ibu Kota Jakarta hingga ke sudut-sudut Malang Raya akhirnya berhasil digulung. Dalam operasi senyap yang penuh strategi, aparat kepolisian dari Polres Malang sukses menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah fantastis, menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman barang haram tersebut. Bukan hanya sabu dan ekstasi, temuan mengejutkan lain juga ikut terungkap: ratusan cartridge vape yang ternyata berisi cairan etomidate, sebuah zat psikoaktif yang berbahaya.

Kisah pengungkapan ini berawal dari gerak-gerik mencurigakan seorang pria berinisial RM (30). Pemuda ini, yang diduga kuat berperan sebagai kurir utama dalam jaringan ini, berhasil diamankan di wilayah Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Penangkapan yang dilakukan belum lama ini pada Selasa, 29 September 2026, sontak menguak tabir gelap peredaran narkoba yang selama ini beroperasi secara rapi dan terorganisir.

Dari tangan RM, polisi menyita barang bukti yang sangat besar dan bernilai miliaran rupiah. Total 1.159,49 gram sabu atau lebih dari 1,1 kilogram, yang terbagi dalam tiga paket besar, menjadi bukti betapa seriusnya ancaman jaringan ini. Tidak hanya itu, 2.122 butir pil ekstasi berwarna-warni yang siap merusak generasi muda juga berhasil diamankan. Namun, yang paling mengkhawatirkan adalah penemuan 168 cartridge vape yang didapati berisi cairan etomidate, sebuah zat yang dikenal memiliki efek sedatif kuat dan sering disalahgunakan untuk tujuan rekreasional, menambah panjang daftar bahaya yang dibawa jaringan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri, dalam keterangannya menjelaskan bahwa RM diduga kuat bertugas sebagai ‘jembatan’ penghubung. Ia menjemput paket-paket narkotika mematikan ini langsung dari Jakarta untuk kemudian dibawa dan diedarkan di Kabupaten Malang serta sejumlah wilayah lain di Provinsi Jawa Timur. “RM ini sementara hasil penyelidikan dan pemeriksaan kita, dia berperan menjemput paket dari Jakarta. Kemudian akan dibawa ke Malang dan disebarkan di Provinsi Jawa Timur,” tegas AKBP Rulian.

Beruntung, upaya licik RM dan jaringannya untuk mengedarkan barang haram tersebut belum sempat terlaksana. Berkat kesigapan petugas, RM berhasil ditangkap sebelum sempat menyebarkan narkotika tersebut ke tangan para pemakai. Penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi jaringan tersebut, namun perjuangan belum usai. Penyidik kini tengah bekerja keras untuk terus mengembangkan kasus ini, dengan tujuan utama mengungkap otak di balik operasi besar ini, para pemasok utama, dan jaringan-jaringan lain yang terlibat. Pertanyaan besar yang harus dijawab adalah, siapa yang memerintahkan RM? Siapa yang mendanai operasi gelap ini?

Pengakuan awal dari RM juga cukup mengejutkan. Ia mengaku sudah beberapa kali melakukan pengiriman serupa. “Kalau pengakuan sementara, ini pengakuan tersangka, dia mengaku tiga sampai empat kali,” kata Rulian. Namun, pihak kepolisian tidak serta merta menjadikan pengakuan ini sebagai kesimpulan akhir. Penyelidikan mendalam masih terus dilakukan, dengan mengumpulkan alat bukti lain yang relevan untuk memvalidasi setiap detail informasi. Ini adalah langkah krusial untuk memastikan bahwa seluruh rantai kejahatan, dari hulu hingga hilir, dapat diputus tuntas.

Pengungkapan kasus ini bukan hanya sekadar penangkapan seorang kurir, melainkan sebuah sinyal kuat bahwa perang terhadap narkoba terus digencarkan oleh aparat kepolisian. Keberhasilan Polres Malang ini sekali lagi menunjukkan komitmen tanpa henti untuk menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat dari bahaya laten narkotika yang selalu mengintai. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam memberikan informasi sangat penting untuk memberantas tuntas jaringan narkoba yang merusak masa depan bangsa. (ES) 

Berita Terkait

Warga Harap Bisa Bayar ETLE di SIGNAL Korlantas: Biar Tak Perlu ke Aplikasi Lain
Kasus Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Guru ICM Diduga Lecehkan Murid
Intip PIN Berbekal Tusuk Gigi, Sindikat Pencuri Lintas Provinsi di Subang Diringkus Polisi
Nyamar Jadi Petugas, Maling BTS Tower Rp 481 Juta di Tangerang Diringkus
Malam Mencekam di Bekasi: Rumah Dirusak Gerombolan Orang gegara Knalpot Bising!
Geger! Polda Banten Bongkar Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak, Satu Tersangka Terancam Penjara 5 Tahun
Viral! Pria Bersimbah Darah Minta Tolong di Jakarta Pusat, Benarkah Pelaku Tawuran?
Heboh! Karyawan Andalan Diduga Dalang Penipuan Rp18 Miliar, Fasilitas Kantor Jadi Senjata Utama?

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Warga Harap Bisa Bayar ETLE di SIGNAL Korlantas: Biar Tak Perlu ke Aplikasi Lain

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Guru ICM Diduga Lecehkan Murid

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Intip PIN Berbekal Tusuk Gigi, Sindikat Pencuri Lintas Provinsi di Subang Diringkus Polisi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Malam Mencekam di Bekasi: Rumah Dirusak Gerombolan Orang gegara Knalpot Bising!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Geger! Polda Banten Bongkar Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak, Satu Tersangka Terancam Penjara 5 Tahun

Berita Terbaru