JAKARTA – Pelaku pencurian disertai kekerasan yang menggigit kuping nenek di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur hingga putus diduga sudah kerap berulah.
Dugaan didasarkan karena beberapa waktu sebelum kasus yang dialami nenek Maryati (54) pada Kamis (24/9/2026) sekira pukul 03.00 WIB, kasus serupa terjadi di tempat lain.
Adik Maryati, Mardiyana mengatakan berdasarkan informasi diterima setidaknya terdapat dua kasus serupa diduga dilakukan pelaku yang sama di wilayah Kelurahan Pekayon.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kejadiannya tuh bukan di sini doang. Kejadiannya di dekat Toledo, terus dua minggu lalu juga ada. Masih dekat-dekat sini (lokasi kejadian),” kata Mardiyana di Jakarta Timur, Minggu (27/9/2026).
Merujuk informasi diterima warga terdapat persamaan antara kasus Maryati dengan dua kejadian sebelumnya, yakni pelaku selalu mengincar wanita lanjut usia (Lansia) yang tinggal seorang diri.
Meski Maryati tinggal bersama sang suami, namun saat kejadian suami korban sedang tidak berada di rumah atau sedang bekerja dan pintu rumah dalam keadaan rusak atau tak terkunci.
Berdasarkan rekaman CCTV pada malam kejadian pelaku juga terpantau hendak berupaya masuk ke rumah seorang warga, namun karena pintu terkunci dia beralih ke rumah Maryati.
“Sebelum ke rumah kakak saya tuh, dia ke rumah tetangga yang sebelah sana. Cuma dia enggak masuk, cuma gedor-gedor-gedor pintu sama dobrak-dobrak, nendang-nendang begitu,” ujarnya.
Mardiyana juga menyoroti sikap pelaku yang berdasarkan rekaman CCTV tampak santai ketika melarikan diri usai melakukan pencurian disertai kekerasan terhadap kakaknya.
Menurutnya berdasarkan rekaman CCTV pelaku tampak tidak tergesa-gesa saat melarikan diri, justru cenderung berjalan seolah tidak memiliki rasa penyesalan atas tindakannya.
“Dia kabur tapi dengan santainya, dia lari santai begitu. Kayak enggak punya rasa bersalah itu. Di depan CCTV sih banyak buktinya. Dia itu kayak bukan orang normal,” tuturnya.
Sebelumnya seorang nenek warga Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur menjadi korban pencurian dengan kekerasan hingga kupingnya putus, Kamis (24/9) sekira pukul 03.00 WIB.
Saat korban Maryati memergoki pelaku masuk menyelinap ke rumahnya, pelaku seketika membekap korban dan mengancam akan membunuhnya bila berteriak meminta tolong.
Dalam keadaan ketakutan karena saat kejadian hanya bersama sang cucu, Maryati berupaya melakukan perlawanan dengan cara menggigit tangan pelaku hingga berdarah.
Tapi pelaku kian beringas dan menggigit kuping kiri korban hingga putus, pelaku juga diduga mengambil tas kecil berisikan sejumlah uang milik korban sebelum melarikan diri. (ES)






