CIMAHI – Pagi yang seharusnya lancar berubah menjadi mimpi buruk bagi sebagian pengguna jalan Tol Pasteur pada Senin (28/9/2026). Sebuah peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat mengguncang ruas Interchange Pasteur Jalur B Tol Padaleunyi, tepatnya di wilayah hukum Polres Cimahi, Jawa Barat. Insiden nahas yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini tidak hanya menyisakan kerusakan parah pada kendaraan, namun juga menyebabkan empat orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Kondisi paling mencolok dari kecelakaan ini adalah sebuah mobil SUV Mitsubishi Pajero bernomor polisi D 1360 GZ yang berakhir dalam posisi terbalik miring, roda kanan menghadap ke atas, usai menghantam dua kendaraan lain. Selain Pajero, tabrakan ini juga melibatkan Toyota Kijang Xtra bernomor polisi D 1873 YTH dan Daihatsu Gran Max bernomor polisi AA 1417 ST. Pemandangan mengerikan ini sontak mengejutkan para pengendara lain yang melintas di jam sibuk berangkat kerja tersebut.
Kanit Sat PJR Ditlantas Polda Jabar, AKP Dasep Rahwan, menjelaskan kronologi detail yang melatarbelakangi kecelakaan beruntun ini. Menurut penjelasannya, awalnya kendaraan Pajero melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi dari arah Gerbang Tol Pasteur, mengambil jalur menuju ke arah Padalarang. Situasi lalu lintas yang padat di pagi hari menambah potensi risiko yang lebih besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, saat melintasi lokasi kejadian yang menjadi titik krusial di Interchange Pasteur, pengemudi Pajero diduga mendadak kehilangan fokus dan kendali atas kemudinya. “Setiba di TKP, diduga pengemudi Pajero hilang konsentrasi dan kendali, kemudian oleng ke kanan masuk ke lajur arah berlawanan,” terang AKP Dasep Rahwan saat dikonfirmasi pada hari Senin yang sama. Kelalaian sesaat ini menjadi pemicu serangkaian benturan keras yang tak terhindarkan.
Akibat kehilangan kendali dan “menyeberang” lajur ke arah berlawanan, mobil Pajero tersebut langsung menghantam Toyota Kijang yang sedang melaju normal di jalurnya. Benturan pertama ini terjadi dengan kekuatan yang signifikan. Malang tak dapat ditolak, mobil Daihatsu Gran Max yang berada tepat di belakang Kijang tak sempat mengelak. Dalam sekejap, Gran Max pun turut menabrak Pajero yang sudah oleng dan terlibat dalam insiden tersebut.
Kerasnya benturan beruntun ini mengakibatkan mobil Pajero terlempar dan terguling hingga akhirnya berada dalam posisi terbalik miring yang mengenaskan. Sementara itu, mobil Gran Max mengalami kerusakan parah di bagian depan, dengan kaca pecah dan moncong mobil yang ringsek ke dalam akibat berbenturan. “Posisi akhir kendaraan Pajero terbalik miring dengan roda kanan berada di atas. Sementara dua kendaraan lainnya berdiri normal di lajur 1 menghadap ke arah timur,” kata Dasep menggambarkan keparahan visual armada usai tabrakan.
Akibat dari kecelakaan beruntun ini, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Rincian lebih lanjut mengenai identitas dan kondisi pasti korban belum dirilis sepenuhnya. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengendara akan krusialnya konsentrasi penuh dan kehati-hatian saat berkendara, terutama di jalan tol dan pada jam-jam sibuk. Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut tuntas penyebab pasti dari kecelakaan tragis ini. (ES)






