JAKARTA – Antusiasme para pecinta sepak bola di seluruh penjuru Asia Tenggara kian membara, menantikan gelaran akbar FIFA ASEAN Cup 2026. Jakarta, sebagai tuan rumah, bersiap menyajikan tontonan spektakuler. Namun, di balik hiruk pikuk persiapan dan gemuruh ekspektasi, satu aspek krusial tak luput dari perhatian utama: keamanan. Demi memastikan gelaran bergengsi ini berjalan lancar, aman, dan tanpa celah, Polda Metro Jaya telah mengambil langkah strategis nan menyeluruh dengan melakukan sterilisasi intensif di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Sebuah langkah preventif yang menunjukkan keseriusan aparat dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan semua pihak.
Operasi sterilisasi ini bukan main-main. Satuan Brimob Polda Metro Jaya, melalui unit-unit khusus yang terlatih seperti Jibom (Penjinak Bom), KBR (Kimia, Biologi, Radioaktif), dan Wanteror (Penanggulangan Teror), diturunkan langsung ke lapangan. Proses penyisiran detail ini berlangsung intensif, terhitung sejak pukul 10.10 hingga 11.45 WIB hari ini. Para petugas menyisir setiap sudut dan celah ikon stadion kebanggaan Indonesia tersebut, memastikan tidak ada celah sedikit pun bagi potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Tak hanya di area yang terlihat, sterilisasi juga menjangkau titik-titik krusial yang mungkin luput dari perhatian awam namun memiliki dampak vital terhadap keamanan. Tim profesional menyisir lingkar lapangan yang akan menjadi medan tempur para bintang sepak bola, bangku pemain cadangan, hingga ke tribun VVIP dan penonton yang bakal dipenuhi riuh sorak-sorai. Ruang VVIP, medical area yang sangat vital untuk kondisi darurat, area ballboy, hingga kantor match commissioner tak luput dari pemeriksaan ketat. Bahkan, ruang logistik, ruang ganti pemain yang menjadi saksi bisu persiapan tim, hingga area toilet umum yang ramai, semuanya diperiksa secara cermat dan teliti demi memastikan tidak ada benda berbahaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasilnya? Melegakan. Dari seluruh pemeriksaan mendalam yang dilakukan, petugas tidak menemukan bom maupun benda berbahaya lainnya. Ini adalah kabar baik yang menegaskan keseriusan Polda Metro Jaya dalam menjaga integritas dan keamanan event olahraga bertaraf internasional ini. Sterilisasi ini sejatinya adalah langkah preventif esensial, sebuah jaminan awal untuk keamanan seluruh pihak yang akan berada di dalam stadion, baik itu atlet yang akan bertanding, ofisial, staf pendukung, maupun para penggemar sepak bola yang datang untuk menikmati jalannya laga.
Kombes Henik Maryanto, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, dengan tegas menyatakan komitmen pihaknya. “Kami memastikan setiap area yang digunakan dalam pertandingan telah diperiksa secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan agar kegiatan olahraga dapat berlangsung aman, tertib, dan masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (25/9/2026). Pernyataan ini sekaligus memberikan rasa tenang bagi publik yang tak sabar menantikan kick-off, bahwa pengamanan stadion GBK telah dilakukan secara maksimal.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, turut menyampaikan imbauan penting kepada seluruh calon penonton. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban serta tidak meninggalkan barang bawaan tanpa pengawasan di area stadion. Ini adalah bentuk partisipasi aktif dari masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman selama gelaran. Kombes Budi juga mengingatkan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk menghubungi Call Center Polri 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian di lapangan atau menemukan hal yang mencurigakan.
“Kami mengimbau seluruh penonton mengikuti ketentuan pengamanan dan arahan petugas. Apabila menemukan benda atau aktivitas yang mencurigakan, jangan menyentuh atau mengambil tindakan sendiri, segera laporkan kepada petugas terdekat. Mari bersama-sama menjaga pertandingan tetap aman, tertib, dan nyaman,” jelas Kombes Budi. Kesadaran dan kewaspadaan kolektif menjadi kunci keberhasilan pengamanan sebuah event besar berskala internasional seperti FIFA ASEAN Cup 2026.
Dengan sterilisasi yang begitu ketat dan imbauan yang jelas serta proaktif, Polda Metro Jaya menegaskan kesiapan penuhnya dalam menyambut FIFA ASEAN Cup 2026. SUGBK kini bukan hanya siap secara fisik untuk menjadi panggung pertandingan-pertandingan epik, tetapi juga telah diamankan secara maksimal, menjadikannya arena yang benar-benar steril dan aman. Harapannya, para penggemar dapat larut dalam euforia sepak bola, menyaksikan sejarah terukir, dan menikmati setiap momen turnamen tanpa sedikit pun rasa khawatir, berkat kerja keras dan dedikasi aparat kepolisian dalam menjamin keamanan stadion GBK. (ES)






