JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau para calon penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Gambir untuk datang lebih awal pada Kamis (24/9/2026).
Imbauan tersebut disampaikan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju Stasiun Gambir akibat adanya kegiatan penyampaian pendapat di sekitar Monas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bagi para penumpang Kereta Api diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun, agar bisa naik KA sesuai jadwal yang tertera di tiket,” tulis Contact Center 121 PT KAI kepada Kompas.com, Rabu (23/9/2026).
PT KAI juga mengarahkan penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut untuk menghubungi pusat bantuan melalui aplikasi Access by KAI.
12,5 Triliun Ton Es Greenland dan Antartika Mencair, Beratnya Setara 78 Everest?
“Info detail hubungi kami di pusat bantuan pada aplikasi Access by KAI,” lanjut dia.
Untuk diketahui, buruh akan menggelar aksi damai di Jalan Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Rencananya, aksi dimulai dari kawasan Semanggi dengan konvoi sepeda motor menuju depan Menara UOB di Jalan MH Thamrin.
Selain menggelar aksi damai, perwakilan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) juga akan menyampaikan petisi kepada Kepala Staf Kepresidenan di Istana Negara.
“Jadi jam 09.00 WIB pagi itu, ada pimpinan buruh yang memimpin aksi massa langsung, dan ada juga yang mengirimkan petisi, surat pada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto,” ujar Andi.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah mengatakan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan akibat aksi tersebut.
“Alih arus akan diterapkan apabila diperlukan berdasarkan kondisi di lapangan,” kata Firman dalam keterangan tertulisnya, Rabu.
Firman mengimbau masyarakat untuk menghindari sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman-Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto di sekitar DPR/MPR RI, serta kawasan Monumen Nasional (Monas).
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi juga diimbau menggunakan jalur alternatif.
“Kami mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi kegiatan untuk mempertimbangkan jalur alternatif agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” ujar Firman.
Sejumlah rute alternatif yang dapat digunakan masyarakat yakni sebagai berikut:
Dari Jakarta Barat menuju kawasan Monas: Jalan Tomang Raya-Jalan Suryopranoto-Harmoni-Monas.
Dari Jakarta Selatan: Jalan Tendean-Jalan HR Rasuna Said-Jalan HOS Cokroaminoto-Tugu Tani-Monas.
Dari Jakarta Timur: Jalan Jatinegara-Jalan Kramat Raya-Tugu Tani-Monas.
Dari Simpang Semanggi menuju Slipi atau Tomang: Jalan Sudirman-Bendungan Hilir-Pejompongan-Jalan Letjen S. Parman.
Dari Jalan Gatot Subroto: Jalan Gerbang Pemuda-Patal Senayan-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Letjen S. Parman. (ES)






