JAKARTA – Dunia maya kembali dihebohkan dengan insiden mengerikan. Sebuah mobil GWM Tank mengalami kecelakaan beruntun di Palmerah, Jakarta Barat, menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya. Namun, di balik serangkaian tabrakan maut ini, muncul dugaan awal yang mengejutkan: kecelakaan tragis itu ditengarai bermula dari cekcok hebat antara pengemudi dan penumpangnya di dalam mobil!
Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu malam, 7 Oktober 2026, sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Kamboja Raya. Polisi kini tengah mengusut tuntas penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa seorang pengemudi ojek online tersebut. “Ada yang bilang memang lagi, kan pasangan muda-mudi, katanya sih berantem, tapi baru kita mintai keterangan. Tarik-tarikan, ada yang menyatakan itu, tapi masih kami dalami,” ungkap Panit Laka Satlantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammad, memberikan petunjuk awal yang cukup mengejutkan.
Pengemudi GWM Tank Diperiksa Intensif, Hasil Tes Negatif
Pengemudi GWM Tank, pria berinisial FS (40), saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Laka Satlantas Jakarta Barat. Polisi tengah mendalami keterangannya untuk mengungkap tabir di balik kecelakaan ini. Fakta menarik lainnya, hasil tes urine FS menunjukkan negatif, dan ia dipastikan tidak dalam pengaruh alkohol saat kejadian. “Alkohol juga nggak,” tegas Ipda Deddy. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa bukan faktor mabuk atau narkoba yang menjadi pemicu utama, melainkan ada kemungkinan drama internal di dalam mobil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi Mencekam: Dari Gerobak Hingga Mobil Terbalik
Kecelakaan beruntun itu bermula saat mobil GWM Tank yang dikemudikan FS bersama penumpang wanita berinisial Y, melaju dari utara ke selatan di Jalan Kamboja Raya. Setibanya di dekat warung, mobil mendadak oleng. GWM Tank tersebut pertama kali menabrak gerobak las milik Muhamad Widodo. Tanpa berhenti, mobil terus melaju dan menghantam gerobak lain serta sepeda motor yang terparkir milik Sopiyan.
Petaka tak berhenti di situ. GWM Tank kemudian menabrak Honda Vario nopol B-5073-BTF yang dikendarai Nurmilah (28) dan motor Honda nopol B-3438-TTJ yang dikendarai ojek pangkalan bernama Maria Thomas (59). Setelah serangkaian tabrakan itu, mobil GWM Tank oleng ke kiri dan menabrak mobil Ayla nopol B-2071-POV yang sedang terparkir di bahu jalan. Dampaknya, mobil Ayla terdorong ke depan dan menghantam pagar besi gerbang milik PT. SPX. Perjalanan maut GWM Tank akhirnya terhenti setelah mobil tersebut melaju terus dan berhenti dalam posisi terbalik, menyisakan puing-puing dan kengerian di sepanjang jalan.
Satu Nyawa Melayang, Satu Korban Terluka
Akibat kecelakaan tragis ini, satu nyawa tak bisa diselamatkan. Korban meninggal dunia adalah seorang pria bernama Maria Thomas (59), seorang pengemudi ojek pangkalan, yang mengalami luka parah di bagian kepala. “Benar, satu orang meninggal dunia pengemudi ojek pangkalan,” kata Ipda Deddy membenarkan. Selain itu, pengendara motor Nurmilah (28) juga mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam perawatan.
Penyelidikan kasus kecelakaan GWM Tank ini masih terus bergulir. Polisi akan menggali lebih dalam keterangan dari FS dan Y, serta saksi-saksi di lokasi kejadian untuk mengungkap secara pasti apakah cekcok dan “tarik-tarikan” di dalam mobil benar-benar menjadi pemicu utama tragedi maut yang merenggut nyawa dan meninggalkan luka ini. Publik menanti kejelasan dari insiden yang diduga berawal dari drama di dalam kabin mobil tersebut. (ES)






