VIRAL! Napi Pesta Narkoba di Rutan Depok Langsung Digeser ke Lapas Paling Seram: Nusakambangan! - A1 Faktual

VIRAL! Napi Pesta Narkoba di Rutan Depok Langsung Digeser ke Lapas Paling Seram: Nusakambangan!

- Editor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK – Kabar mengejutkan datang dari dunia pemasyarakatan Indonesia. Setelah sempat bikin geger publik dengan video viral pesta narkoba di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, kini para narapidana “bandel” tersebut harus menghadapi konsekuensi yang sangat berat. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah mengambil langkah tegas: memindahkan mereka ke salah satu lapas paling ketat di Indonesia, yakni Lapas di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

313 Narapidana Berisiko Tinggi Dipindah Serentak ke Nusakambangan

Keputusan pemindahan ini bukan hanya menyasar napi Rutan Depok saja, melainkan bagian dari operasi besar-besaran yang dilakukan Ditjenpas. Sebanyak 313 warga binaan dari lima wilayah berbeda dipindahkan secara serentak ke Nusakambangan. Mereka berasal dari Sumatera Selatan (39 orang), Lampung (47 orang), Jakarta (57 orang), Jawa Barat (125 orang), dan Jawa Timur (45 orang). Pemindahan ini, seperti dikutip dari situs resmi Ditjenpas pada Rabu (7/10/2026), bertujuan untuk memperkuat pengamanan terhadap narapidana yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Pemindahan ini dilakukan sebagai pengamanan dan pembinaan secara lebih ketat terhadap Warga Binaan yang memiliki tingkat risiko tinggi dan sebelumnya melakukan pelanggaran,” ujar Direktur Pengamanan dan Intelijen Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja. Pernyataan ini jelas menunjukkan komitmen Ditjenpas untuk tidak main-main dalam menjaga integritas dan ketertiban di dalam lapas serta rutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari Rutan Depok ke Lapas Terketat di Indonesia

Secara khusus, pemindahan ini juga mencakup sejumlah narapidana yang terlibat dalam insiden pesta narkoba di Rutan Depok. Kejadian yang sempat viral dan menuai kecaman luas tersebut kini berbuah konsekuensi pahit bagi para pelakunya. Berdasarkan hasil pemeriksaan internal, narapidana yang terlibat dinyatakan positif menggunakan amphetamine dan methamphetamine, jenis narkoba yang sangat berbahaya. Meskipun Tatan Dirsan Atmaja tidak merinci jumlah pasti narapidana dari Rutan Depok yang dipindahkan, namun ditegaskan bahwa mereka yang masih berstatus tahanan dan belum berkekuatan hukum (inkrah) tidak termasuk dalam rombongan pemindahan kali ini, sejumlah 38 warga binaan.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Metro Depok telah mengonfirmasi bahwa dua narapidana berinisial AA dan SW mengakui perbuatan mereka berpesta narkoba. Hasil tes urine keduanya pun positif, memperkuat dugaan adanya pelanggaran serius di balik jeruji besi. Investigasi lebih lanjut juga dilakukan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pegawai rutan sebagai pemasok narkoba, menunjukkan betapa kompleksnya permasalahan ini.

Nusakambangan: Sinyal Tegas Pemberantasan Narkoba di Lapas

Pemindahan ke Nusakambangan bukanlah hal yang main-main. Pulau penjara ini dikenal sebagai salah satu fasilitas pemasyarakatan paling ketat dan berkeamanan tinggi di Indonesia, bahkan dijuluki sebagai “Alcatraz-nya Indonesia”. Dengan infrastruktur pengamanan yang mumpuni dan pengawasan yang berlapis, Nusakambangan kerap menjadi pilihan untuk menampung narapidana kelas kakap, teroris, atau mereka yang dianggap sangat berisiko tinggi. Langkah ini mengirimkan sinyal yang sangat jelas dari Ditjenpas bahwa tidak akan ada toleransi bagi pelanggaran berat, terutama terkait narkoba, di dalam lembaga pemasyarakatan.

Operasi pemindahan dilakukan secara serentak melalui jalur darat dengan pengawalan ketat, pada Rabu (7/10) dini hari. Rombongan pemberangkatan berasal dari beberapa titik, seperti Lapas Kelas I Tangerang, Lapas Kelas I Cipinang, Rutan Kelas I Depok, dan Lapas Kelas I Surabaya. Ini menunjukkan keseriusan dan koordinasi yang matang dari pihak Ditjenpas dalam menertibkan jajaran warga binaannya.

Dengan adanya pemindahan ini, diharapkan praktik pesta narkoba dan pelanggaran serius lainnya di dalam rutan dan lapas dapat ditekan seminimal mungkin. Ditjenpas menegaskan komitmennya untuk terus membersihkan fasilitas pemasyarakatan dari segala bentuk praktik ilegal, demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas. (ES) 

Berita Terkait

Polisi Imbau ‘Bang Jago’ Pemukul Wanita di Bogor Serahkan Diri
Terbongkar! Modus Licik Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 5 Kg Sabu Tersembunyi di Koper!
Nekatnya KEBANGETAN! Maling Kabel Tower XL di Bandung Berakhir Ngenes Setelah Alarm Canggih Berbunyi
Geger Penemuan Mayat Pria Terborgol di Kendal: Tewas Dihantam Benda Tumpul!
Mencekam! Drama Kejar-kejaran di Perairan Jayapura Ungkap Penyelundupan Amunisi Tujuan PNG
HOROR DI JALANAN! Cekcok Cuma Gara-gara Ini, Calon Penumpang Bus Ditusuk Kernet di Serang
Ngeri! Hanya Gara-gara Topi, Siswa SMK di Bekasi Diserang Celurit Saat Pulang Sekolah
Misteri Penyerangan Koordinator BEM UI: Bukan Sekadar Begal Biasa, Ada Pesan Tersembunyi?

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Polisi Imbau ‘Bang Jago’ Pemukul Wanita di Bogor Serahkan Diri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Terbongkar! Modus Licik Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 5 Kg Sabu Tersembunyi di Koper!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Nekatnya KEBANGETAN! Maling Kabel Tower XL di Bandung Berakhir Ngenes Setelah Alarm Canggih Berbunyi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Mencekam! Drama Kejar-kejaran di Perairan Jayapura Ungkap Penyelundupan Amunisi Tujuan PNG

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:23 WIB

HOROR DI JALANAN! Cekcok Cuma Gara-gara Ini, Calon Penumpang Bus Ditusuk Kernet di Serang

Berita Terbaru