KENDAL – Kendal digemparkan! Sebuah penemuan mayat pria dalam kondisi mengenaskan membuat bulu kuduk berdiri. Ditemukan dengan tangan terborgol dan tanda-tanda kekerasan yang jelas, kematian tragis ini langsung menyelimuti kota dengan selubung misteri yang pekat. Siapa korban ini, dan apa yang sebenarnya terjadi di balik dinding gedung kosong yang menjadi lokasi penemuan?
Peristiwa mengerikan ini terungkap pada hari Selasa (6/10) di sebuah bangunan yang sejatinya dikontrak untuk keperluan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kendal. Ironisnya, gedung tersebut masih dalam kondisi kosong melompong, belum beroperasi meski telah dikontrak oleh sebuah yayasan. Kondisi ini menambah kejanggalan pada lokasi kejadian, seolah menjadi saksi bisu dari sebuah kejahatan keji yang tersembunyi. Penemuan jasad tak bernyawa dengan tangan terborgol ini sontak memicu penyelidikan intensif dari aparat kepolisian setempat, yang segera bergerak cepat mengamankan lokasi dan memulai olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Hasil Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Tragis
Dari hasil autopsi mendalam yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, fakta mencengangkan akhirnya terkuak. Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy mengonfirmasi bahwa korban meninggal dunia akibat pukulan benda tumpul yang sangat keras di bagian belakang kepalanya. “Dari hasil autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat adanya bekas luka yang disebabkan oleh hantaman benda tumpul di bagian belakang kepala,” jelas Kapolres, menggarisbawahi bukti kuat adanya tindak kekerasan yang mengakhiri hidup korban secara paksa dan brutal. Pukulan fatal tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim penyidik dalam menelusuri jejak pelaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Identitas Korban Terkuak: Donna Nuzulul Aditya
Misteri identitas korban akhirnya berhasil dipecahkan berkat kerja keras tim gabungan Inafis Polda Jawa Tengah dan Inafis Polres Kendal. Mayat pria tersebut diketahui bernama Donna Nuzulul Aditya, seorang laki-laki berusia 29 tahun, warga Kampung Karangsari, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal. “Sore tadi, tim gabungan berhasil mengungkap identitas korban. Korban ini bernama Donna warga Kecamatan Kaliwungu yang berusia 29 tahun,” kata AKBP Ratna Quratul Ainy. Terungkapnya identitas ini diharapkan bisa menjadi kunci pembuka untuk menelusuri lebih jauh latar belakang korban, lingkaran pergaulannya, serta potensi motif di balik kematiannya yang keji.
Diduga Meninggal Sejak 5 Hari Lalu, Polisi Buru Pelaku
Selain penyebab kematian, hasil pemeriksaan medis juga memperkirakan bahwa korban telah meninggal dunia antara 5 hingga 10 hari sebelum akhirnya ditemukan. Periode waktu yang cukup lama ini tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi pihak kepolisian dalam mengumpulkan bukti-bukti yang mungkin sudah samar dan menelusuri jejak para pelaku. Saat ini, fokus utama aparat penegak hukum adalah melakukan penyelidikan mendalam, mencari saksi-saksi, serta mengumpulkan petunjuk lain untuk mengungkap siapa dalang di balik kematian tragis Donna Nuzulul Aditya dan motif kejahatan yang melatarbelakanginya.
Kasus pembunuhan dengan kondisi korban terborgol ini telah menyedot perhatian publik di Kendal, menimbulkan pertanyaan besar tentang keamanan dan kejahatan yang terjadi. Masyarakat menanti keadilan bagi Donna Nuzulul Aditya dan berharap kepolisian dapat segera mengungkap tuntas misteri ini. Ikuti terus perkembangan berita terbaru mengenai kasus ini hanya di sini. (ES)






