Ngeri! Pria Mr. X Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Beraksi Curi Kabel LRT di Pancoran - A1 Faktual

Ngeri! Pria Mr. X Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi Saat Beraksi Curi Kabel LRT di Pancoran

- Editor

Senin, 7 September 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sengatan listrik. (Foto generate ai)

i

Ilustrasi sengatan listrik. (Foto generate ai)

JAKARTA – Sebuah tragedi memilukan sekaligus menjadi peringatan keras terjadi di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Seorang pria tanpa identitas, yang kemudian dijuluki Mr. X, ditemukan tewas mengenaskan setelah diduga tersengat listrik bertegangan tinggi. Insiden fatal ini terjadi saat korban diduga hendak mencuri kabel di gardu listrik yang menjadi jantung operasional kereta lintas raya terpadu (LRT).

Kabar mengenai peristiwa tragis ini mencuat pada Selasa (1/9/2026), menggemparkan warga sekitar dan memicu penyelidikan serius dari pihak kepolisian. Kejadian ini tak hanya menyoroti bahaya mengintai di balik gardu listrik bertegangan tinggi, tetapi juga ironi dari sebuah aksi nekat yang berujung pada hilangnya nyawa.

Kronologi Kejadian Mengerikan

Kapolsek Pancoran, Kompol Suminto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai kejadian ini sekitar pukul 17.50 WIB. Petugas segera menuju lokasi di gardu listrik operasional LRT kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, setelah mendapatkan laporan penemuan jenazah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi mendapati fakta yang mengejutkan. Diduga kuat, korban masuk ke area gardu listrik dari bagian bawah. Untuk melancarkan aksinya, Mr. X membawa sejumlah perlengkapan yang mengindikasikan niat pencurian. “Korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik dengan gergaji beserta topi. Kemudian naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi,” terang Kompol Suminto kepada wartawan di Jakarta.

Posisi jenazah yang ditemukan di lantai dua gardu listrik, ditambah dengan adanya peralatan mencurigakan seperti gergaji besi dan kantong plastik, memperkuat dugaan bahwa pria tersebut tewas saat mencoba mengambil kabel berharga di fasilitas vital tersebut. Sengatan listrik tegangan tinggi dari gardu LRT menjadi penyebab utama kematiannya.

Keberadaan gergaji besi dan kantong plastik yang dibawa korban menjadi petunjuk kuat bagi polisi untuk menduga motif di balik kehadiran Mr. X di gardu listrik tersebut. “Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik,” tambah Kompol Suminto.

Pencurian kabel listrik, khususnya dari infrastruktur publik seperti LRT, bukanlah hal baru. Aksi ini seringkali didorong oleh motif ekonomi, di mana para pelaku berharap dapat menjual tembaga atau material lain dari kabel curian untuk mendapatkan uang. Namun, risiko yang dihadapi sangatlah besar, bahkan nyawa bisa menjadi taruhannya, seperti yang menimpa Mr. X ini.

Tindakan ini tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga berpotensi mengganggu operasional layanan publik yang vital, bahkan dapat membahayakan keselamatan pengguna jasa LRT jika sistem kelistrikan terganggu.

Hingga saat ini, identitas lengkap korban masih menjadi misteri. Di tubuh Mr. X, polisi tidak menemukan satu pun kartu tanda penduduk (KTP) atau identitas lainnya yang bisa memberikan petunjuk. Oleh karena itu, korban sementara ini dicatat sebagai Mr. X.

“Sementara ditemui satu. Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr X,” kata Kompol Suminto. Untuk mengungkap penyebab pasti kematian dan mencari tahu lebih banyak mengenai korban, jenazah Mr. X telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi.

Kondisi jenazah yang sudah mengeluarkan bau juga diduga berkaitan erat dengan sengatan listrik bertegangan tinggi yang dialaminya. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi korban dan memastikan semua detail terkait kejadian tragis ini.

Insiden di Pancoran ini sekali lagi menjadi pengingat mengerikan akan bahaya yang tersimpan di gardu listrik, terutama yang bertegangan tinggi seperti milik LRT. Gardu listrik dirancang untuk mendistribusikan daya listrik besar dan berisi komponen-komponen yang sangat berbahaya jika disentuh tanpa perlindungan dan keahlian khusus.

Sengatan listrik tegangan tinggi dapat menyebabkan luka bakar serius, kerusakan organ dalam, bahkan kematian seketika. Papan peringatan “Bahaya Tegangan Tinggi” atau “Dilarang Masuk” bukan sekadar hiasan, melainkan peringatan akan risiko fatal yang mengancam siapa pun yang nekat mendekat tanpa izin dan tanpa dilengkapi alat pelindung diri.

Peristiwa serupa sebelumnya juga pernah terjadi di beberapa daerah, menunjukkan bahwa kesadaran akan bahaya listrik bertegangan tinggi masih perlu terus ditingkatkan di masyarakat.

Gardu listrik yang menjadi lokasi kejadian ini diketahui digunakan untuk mendukung operasional LRT, sebuah moda transportasi publik yang penting bagi mobilitas warga Jakarta. Beruntungnya, saat proses evakuasi korban dilakukan, aliran listrik di lokasi sempat dimatikan sementara dan dipastikan tidak mengganggu operasional LRT secara keseluruhan.

Kejadian ini menegaskan kembali betapa vitalnya pengamanan infrastruktur publik dari segala bentuk gangguan, termasuk pencurian. Peningkatan pengawasan, baik secara fisik maupun melalui teknologi, serta edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dan konsekuensi hukum dari pencurian fasilitas umum, menjadi sangat krusial.

Tragedi yang menimpa Mr. X ini adalah sebuah pelajaran pahit tentang risiko yang tak sepadan dengan keuntungan sesaat. Sebuah nyawa melayang karena keputusan yang keliru, meninggalkan tanda tanya besar tentang identitas dan kisah hidup di balik pria tanpa nama tersebut.(MW) 

Berita Terkait

Waspada Modus Baru! Anak-anak di Jakarta Jadi Korban Penipuan Berkedok Iklan TikTok, HP Raib!
Terjebak Drama & Realita Kejahatan: Dari Nana “Materesa” Hingga Kisah Tragis Mozza dan Aksi Polisi
Warung di Ponjong Dibobol Maling: Rp 30 Juta Rokok Raib Dini Hari, Pemilik Syok Berat!
TERKUAK! Dalang Pencurian Lapak Pedagang di Prabumulih Diciduk Tekab 11, Pengakuan Mengejutkan!
Waspada Abu Vulkanik, Polisi Bagikan Masker ke Pengendara di 10 Titik Jakarta Barat
Antisipasi Abu Vulkanik, Polisi Turun ke Jalan Bagikan Masker di Kebon Jeruk
Residivis Tiga Kali Berulah, Pencuri Gran Max Dibekuk Tim Tiger Tambora di Indramayu
Mobil Lawan Arah Saat Razia, Polisi Temukan 15 Hexymer dan 3 Tramadol di Tamansari

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:57 WIB

Waspada Modus Baru! Anak-anak di Jakarta Jadi Korban Penipuan Berkedok Iklan TikTok, HP Raib!

Senin, 7 September 2026 - 17:48 WIB

Terjebak Drama & Realita Kejahatan: Dari Nana “Materesa” Hingga Kisah Tragis Mozza dan Aksi Polisi

Senin, 7 September 2026 - 17:42 WIB

Warung di Ponjong Dibobol Maling: Rp 30 Juta Rokok Raib Dini Hari, Pemilik Syok Berat!

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

TERKUAK! Dalang Pencurian Lapak Pedagang di Prabumulih Diciduk Tekab 11, Pengakuan Mengejutkan!

Senin, 7 September 2026 - 12:13 WIB

Waspada Abu Vulkanik, Polisi Bagikan Masker ke Pengendara di 10 Titik Jakarta Barat

Berita Terbaru