Kronologi Konflik Warga
DEPOK – Kota Depok kembali dihebohkan dengan sebuah konflik warga yang viral di media sosial. Kali ini, perselisihan terjadi antara warga RT 7 Jatijajar, Tapos, dan penghuni Perumahan Zenitparc Cimanggis. Pemicunya sederhana, namun berujung dramatis: asap pembakaran sampah yang memantik amarah hingga akses jalan perumahan ditutup tembok. Bagaimana duduk perkaranya?
Kasus ini bermula pada akhir September lalu, saat seorang warga RT 7 berinisial S membakar sampah di kebunnya. Asap pembakaran tersebut ternyata merembet hingga ke area Perumahan Zenitparc Cimanggis dan mengganggu salah satu penghuninya, Bapak A. “Penghuni Perumahan Zenitparc Cimanggis atas nama Bapak A merasa terganggu dengan asap pembakaran sampah tersebut,” jelas AKP Hendra Kurniawan dari Polres Metro Depok.
Tak hanya merasa terganggu, Bapak A lantas mengunggah permasalahan asap tersebut ke media sosial. Unggahan ini rupanya memicu kekecewaan warga RT 7, terutama keluarga Bapak S, yang merasa disudutkan. Mereka pun meminta Bapak A untuk menghapus atau men-takedown video yang telah diunggah. Konflik pun mulai memanas dan bergeser dari masalah personal menjadi pertikaian dua kelompok warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penolakan Bapak A untuk menghapus unggahan menjadi puncak kekecewaan warga RT 7. Akibatnya, mereka memutuskan untuk memagar bahkan menembok jalan akses menuju Perumahan Zenitparc Cimanggis. Aksi penutupan akses ini sempat memicu ketegangan di lokasi, bahkan terekam dalam video yang viral. Warga klaster yang merekam aksi penutupan akses sempat direspons sejumlah warga RT yang tak berkenan, memicu keributan kecil.
Mediasi Polisi Berakhir Damai
Pihak kepolisian tak tinggal diam. Mediasi pertama pun dilakukan pada Minggu (11/10) siang, namun belum membuahkan hasil karena salah satu pihak tidak hadir. Sore harinya, saat Bapak A hendak pulang dan menemukan akses jalan perumahan dipagar, kendaraannya terpaksa ditempatkan di tengah jalan. Kondisi ini menghambat aktivitas warga RT 7 lainnya dan memicu kemarahan kembali.
Untungnya, mediasi kedua yang dilakukan polisi berhasil meredam emosi kedua belah pihak. Setelah dialog panjang, warga RT 7 dan penghuni Perumahan Zenitparc Cimanggis akhirnya sepakat berdamai. “Sudah selesai mediasi semalam dan diselesaikan damai. Sudah dibuka kembali (pagarnya),” ungkap AKP Hendra. Konflik yang sempat menghebohkan ini pun kini berakhir damai, membuka kembali akses dan harapan akan kerukunan antarwarga. Baca juga laporan A1Faktual tentang kasus lain di Depok yang berakhir damai. (ES)






