Konflik Warga Depok Berakhir Damai, Akses Dibuka

GEGER DEPOK! Awal Mula Bakar Sampah Berujung Akses Cluster Elit Ditembok Warga, Ini Kronologinya!

- Editor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi Konflik Warga

DEPOK – Kota Depok kembali dihebohkan dengan sebuah konflik warga yang viral di media sosial. Kali ini, perselisihan terjadi antara warga RT 7 Jatijajar, Tapos, dan penghuni Perumahan Zenitparc Cimanggis. Pemicunya sederhana, namun berujung dramatis: asap pembakaran sampah yang memantik amarah hingga akses jalan perumahan ditutup tembok. Bagaimana duduk perkaranya?

Kasus ini bermula pada akhir September lalu, saat seorang warga RT 7 berinisial S membakar sampah di kebunnya. Asap pembakaran tersebut ternyata merembet hingga ke area Perumahan Zenitparc Cimanggis dan mengganggu salah satu penghuninya, Bapak A. “Penghuni Perumahan Zenitparc Cimanggis atas nama Bapak A merasa terganggu dengan asap pembakaran sampah tersebut,” jelas AKP Hendra Kurniawan dari Polres Metro Depok.

Tak hanya merasa terganggu, Bapak A lantas mengunggah permasalahan asap tersebut ke media sosial. Unggahan ini rupanya memicu kekecewaan warga RT 7, terutama keluarga Bapak S, yang merasa disudutkan. Mereka pun meminta Bapak A untuk menghapus atau men-takedown video yang telah diunggah. Konflik pun mulai memanas dan bergeser dari masalah personal menjadi pertikaian dua kelompok warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penolakan Bapak A untuk menghapus unggahan menjadi puncak kekecewaan warga RT 7. Akibatnya, mereka memutuskan untuk memagar bahkan menembok jalan akses menuju Perumahan Zenitparc Cimanggis. Aksi penutupan akses ini sempat memicu ketegangan di lokasi, bahkan terekam dalam video yang viral. Warga klaster yang merekam aksi penutupan akses sempat direspons sejumlah warga RT yang tak berkenan, memicu keributan kecil.

Mediasi Polisi Berakhir Damai

Pihak kepolisian tak tinggal diam. Mediasi pertama pun dilakukan pada Minggu (11/10) siang, namun belum membuahkan hasil karena salah satu pihak tidak hadir. Sore harinya, saat Bapak A hendak pulang dan menemukan akses jalan perumahan dipagar, kendaraannya terpaksa ditempatkan di tengah jalan. Kondisi ini menghambat aktivitas warga RT 7 lainnya dan memicu kemarahan kembali.

Untungnya, mediasi kedua yang dilakukan polisi berhasil meredam emosi kedua belah pihak. Setelah dialog panjang, warga RT 7 dan penghuni Perumahan Zenitparc Cimanggis akhirnya sepakat berdamai. “Sudah selesai mediasi semalam dan diselesaikan damai. Sudah dibuka kembali (pagarnya),” ungkap AKP Hendra. Konflik yang sempat menghebohkan ini pun kini berakhir damai, membuka kembali akses dan harapan akan kerukunan antarwarga. Baca juga laporan A1Faktual tentang kasus lain di Depok yang berakhir damai. (ES) 

Berita Terkait

Penertiban Trotoar Jakbar Diuji: Bisa Bertahan atau Kembali Dikuasai?
Kisah Pilu di Bogor: Wanita Ditemukan Tak Bernyawa, Sempat Titipkan Kucingnya Seolah Beri Firasat Terakhir
Polisi Gandeng Ahli Pulihkan Psikis Para Korban Guru Ponpes Bekasi
Viral Pekerja Proyek Serang Satpol PP Saat Penertiban Trotoar di Jaksel
Wakapolri Janji Sikat Aksi Premanisme yang Ganggu Usaha Warga
Diduga Rekam Konten Tugas Kuliah di Perlintasan, Pria 23 Tahun Tewas Tertemper KRL di Tangsel
Hindari Motor Nyalip, Truk Tabrak Separator Busway di Tomang Jakbar
Water Cannon Brimob Polda Metro Bantu Padamkan Kebakaran RM Padang di Jaktim

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Penertiban Trotoar Jakbar Diuji: Bisa Bertahan atau Kembali Dikuasai?

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:15 WIB

GEGER DEPOK! Awal Mula Bakar Sampah Berujung Akses Cluster Elit Ditembok Warga, Ini Kronologinya!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Polisi Gandeng Ahli Pulihkan Psikis Para Korban Guru Ponpes Bekasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Viral Pekerja Proyek Serang Satpol PP Saat Penertiban Trotoar di Jaksel

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Wakapolri Janji Sikat Aksi Premanisme yang Ganggu Usaha Warga

Berita Terbaru