DEPOK – Kabar penipuan dengan modus baru kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, seorang pria tak bertanggung jawab berkedok petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil mengelabui karyawan sebuah kedai kopi di Depok, Jawa Barat. Dengan dalih menagih pembayaran tagihan listrik, pelaku berhasil membawa kabur uang ratusan ribu rupiah.
Kejadian ini menimpa Kedai Es Kopi Jogja yang berlokasi di Jalan Raden Saleh, Sukmajaya, Depok, pada Sabtu (3/10/2026). Peristiwa nahas tersebut dialami oleh rekan kerja Celin, salah satu pegawai di kedai kopi tersebut, saat ia sedang berjaga sendirian.
Kronologi Penipuan: Dari Pertanyaan hingga Uang Melayang
Menurut penuturan Celin, kejadian bermula saat rekannya sedang membersihkan area depan kedai. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal menghampiri dan menanyakan keberadaan pemilik kedai. “Jadi itu awalnya teman saya kan lagi nyapu di luar mau bersih-bersihin air, terus tiba-tiba orang itu datang nanyain ‘Ada bosnya enggak?’” ujar Celin saat ditemui di lokasi.
Rekan Celin menjawab bahwa pemilik kedai sedang tidak berada di lokasi dan ia juga tidak dapat menghubungi pemilik secara langsung karena kuota internetnya sedang habis. Kondisi inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tanpa ragu, pria tersebut kemudian berpura-pura menelepon pemilik kedai di hadapan rekan Celin. Ia berbicara seolah-olah pemilik kedai meminta rekan Celin untuk membayar tagihan listrik yang ia klaim sebesar Rp 250.000. “Terus ditagih ke ibunya (pemilik kedai), bilang katanya ‘kalau ini notanya dikasih ke mana?’ Katanya, ‘suruh kasih karyawan aja’. Terus teman saya ditanyai, ‘Mbak karyawannya?’ dibilang kayak gitu. Terus habis itu teman saya bilang ‘Iya’, terus ‘Katanya ini notanya kasih aja ke mbaknya’,” jelas Celin menirukan dialog palsu pelaku.
Celin menambahkan, saat kejadian, rekannya berada dalam kondisi sedikit linglung atau kurang fokus, sehingga tanpa sadar menuruti permintaan pria yang mengaku petugas PLN tersebut untuk membayar tagihan Rp 250.000. Namun, uang tunai yang tersedia di laci kedai saat itu hanya Rp 150.000. Alih-alih menolak, pelaku justru menerima uang tersebut dan beralasan akan kembali sekitar pukul 17.00 WIB untuk menagih sisa pembayaran.
“Uang di toko enggak nyampe segitu kan karena buat kembalian juga. Terus dikasihlah sama teman saya adanya. Terus dia bilang, ‘Oh ya udah enggak apa-apa seadanya aja,’. Terus habis itu, dia langsung pamit pergi,” tutur Celin.
Kecurigaan Muncul dan Kebenaran Terungkap
Setelah pria tersebut pergi, rekan Celin mulai menyadari adanya kejanggalan. Ia kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada Celin. Celin lantas mengingatkan rekannya bahwa sejak awal pemilik kedai telah menginformasikan kepada karyawan bahwa semua pembayaran sewa ruko, air, dan listrik dilakukan melalui Alfamart, perusahaan yang menyewakan lahan kedai tersebut.
“Dan kalau misalkan uang-uang dari luar kayak atau dari PLN atau dari tagihan mana, dia enggak ada,” imbuhnya.
Saat mengonfirmasi kejadian tersebut kepada pemilik kedai, rekan Celin mendapat penjelasan yang sama. Pemilik kedai juga menegaskan tidak menerima telepon dari pria tersebut pada saat kejadian, sekaligus tidak pernah memberikan instruksi pembayaran tagihan secara langsung kepada oknum di kedai.
Cara Mencegah Jadi Korban Penipuan Berkedok Petugas PLN
Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap modus penipuan semacam ini. Petugas PLN resmi tidak pernah menagih pembayaran tagihan listrik secara tunai langsung di tempat pelanggan. Pembayaran selalu dilakukan melalui jalur resmi seperti bank, PPOB (Payment Point Online Bank), atau minimarket yang bekerja sama.
Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan:
- Selalu verifikasi identitas petugas. Petugas resmi PLN dilengkapi dengan ID card dan seragam resmi.
- Jangan pernah membayar tunai tagihan listrik kepada oknum yang datang langsung ke lokasi Anda.
- Jika ada yang mengaku petugas dan meminta pembayaran, segera konfirmasi ke Call Center PLN 123 atau kantor PLN terdekat.
- Jika Anda adalah karyawan, selalu konfirmasi kepada pemilik atau manajemen mengenai setiap transaksi atau tagihan yang tidak biasa.
- Pastikan Anda selalu memiliki cara untuk menghubungi pemilik atau atasan Anda dalam situasi darurat atau mencurigakan.
Kewaspadaan adalah kunci. Jangan sampai kita atau orang terdekat menjadi korban penipuan yang memanfaatkan ketidaktahuan dan kondisi lengah. (ES)






