JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta menanggung biaya pengobatan nenek Maryati (54), warga RT 08/RW 03, Pekayon, Pasar Rebo yang bagian telinganya putus digigit maling.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan biaya pengobatan Maryati yang kini dirawat di RSUD Pasar Rebo ditanggung Jaminan Kesehatan Jakarta (Jamkesjak).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bisa melalui Jamkesjak Pemprov DKI Jakarta,” kata Ani saat dikonfirmasi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (27/9/2026).
Jamkesjak ini merupakan program layanan kesehatan dari Pemprov DKI Jakarta yang menjamin layanan kesehatan bagi korban tindak kekerasan, layanan visum terhadap perempuan dan anak.
Pemprov DKI Jakarta pun sudah menyampaikan layanan ini terhadap Maryati yang kini masih menjalani perawatan lebih lanjut di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur.
“Sudah diinfokan ke korban,” ujar Ani.
Pasalnya secara regulasi, biaya pengobatan warga yang menjadi korban tindak pidana kekerasan sebagaimana kasus Maryati tidak dapat ditanggung BPJS Kesehatan.
Pihak keluarga pun sudah melaporkan kasus ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Pasar Rebo, kasusnya kini dalam penyelidikan jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim).
“Suntik tetanus sudah dua kali disuntikkan, terus harus ada pembedahan. Kayak penyambungan ada urat yang harus disambung atau apa, jadi harus operasi,” tutur adik Maryati, Mardiyana.
Sebelumnya seorang nenek warga Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur menjadi korban pencurian dengan kekerasan hingga kupingnya putus, Kamis (24/9) sekira pukul 03.00 WIB.
Saat korban Maryati memergoki pelaku masuk menyelinap ke rumahnya, pelaku seketika membekap korban dan mengancam akan membunuhnya bila berteriak meminta tolong.
Dalam keadaan ketakutan karena saat kejadian hanya bersama sang cucu, Maryati berupaya melakukan perlawanan dengan cara menggigit tangan pelaku hingga berdarah.
Tapi pelaku kian beringas dan menggigit kuping kiri korban hingga putus, pelaku juga diduga mengambil tas kecil berisikan sejumlah uang milik korban sebelum melarikan diri. (ES)






