Kematian Winda Lorenza Penuh Kejanggalan, Keluarga Curiga Ada yang Ditutupi, Kompolnas Turun Tangan! - A1 Faktual

Kematian Winda Lorenza Penuh Kejanggalan, Keluarga Curiga Ada yang Ditutupi, Kompolnas Turun Tangan!

- Editor

Rabu, 23 September 2026 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kasus kematian Winda Lorenza, saksi kunci dalam perkara korupsi Bea Cukai, terus menyisakan teka-teki yang mendalam. Alih-alih mereda, dugaan kejanggalan justru semakin mencuat setelah pihak keluarga secara tegas meminta dilakukannya ekshumasi atau pembongkaran makam. Permintaan ini bukan tanpa alasan, seiring dengan munculnya serangkaian pertanyaan besar yang hingga kini belum terjawab memuaskan, memantik kecurigaan adanya misteri di balik kematian korban.

Winda Lorenza Gowasa, yang ditemukan tewas dengan luka tembak, telah meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya. Namun, di balik duka itu, tersimpan keraguan kuat bahwa kematian Winda bukan sekadar tragedi biasa. Keluarga merasa ada informasi krusial yang ditutupi atau setidaknya belum disampaikan secara transparan. Paul Tambunan, kuasa hukum keluarga, mengungkapkan bahwa permintaan ekshumasi ini telah disampaikan kepada penyidik dan akan segera diperkuat dengan pengajuan tertulis. Bagi keluarga, langkah ini adalah satu-satunya cara untuk menemukan titik terang atas penyebab pasti dan rangkaian peristiwa tragis yang mendahului kepergian Winda, agar keadilan bisa ditegakkan.

Salah satu ganjalan utama yang membakar kecurigaan keluarga adalah perbedaan kronologi yang mereka terima dengan fakta yang ditemukan di lapangan. Paul Tambunan menyoroti informasi dari penggali kubur yang menyebutkan bahwa makam Winda telah dipersiapkan sejak Minggu pagi. Sebuah fakta yang sangat mengejutkan, mengingat keluarga baru menerima kabar duka mengenai meninggalnya Winda pada sore hari di hari yang sama. “Kan Minggu kejadiannya. Kabar itu sampai ke keluarga sore. Kepolisian juga sore. Tapi keterangan dari penggali kubur yang kami dapati, Minggu pagi sudah digali,” ungkap Paul, penuh tanya. “Nah, persoalannya sampai sekarang juga kami tidak tahu jam pasti korban meninggal.” Ketidakselarasan waktu ini memicu dugaan adanya proses yang tidak transparan atau bahkan upaya untuk menutupi informasi penting terkait kematian Winda, yang sangat krusial dalam pengungkapan kasus ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permintaan keluarga yang diliputi banyak ketidakpastian ini tak luput dari perhatian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, bahkan mendatangi langsung kediaman keluarga korban di Medan. Dalam pernyataannya, Choirul Anam menegaskan bahwa hak keluarga untuk meminta ekshumasi harus sepenuhnya dihormati. “Keluarga punya hak untuk mendapatkan keadilan. Termasuk juga hak untuk mengajukan ekshumasi. Itu harus kita hormati,” ujarnya pada Selasa (22/09/26), memberikan sinyal dukungan moral bagi perjuangan keluarga Winda dalam mencari kebenaran atas kematian yang tak wajar itu.

Tidak berhenti di sana, Kompolnas berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini dengan lebih jauh. Rencananya, mereka akan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan penanganan perkara Winda Lorenza. Beberapa pihak yang akan ditemui antara lain Polrestabes Medan, Polda Sumatera Utara, hingga Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan. Langkah ini diambil untuk mencocokkan setiap informasi yang telah diperoleh dari keluarga korban dengan data dan fakta yang dimiliki oleh pihak-pihak terkait. Choirul Anam juga menekankan bahwa Kompolnas saat ini belum mengambil kesimpulan apa pun. Fokus utama mereka adalah memastikan semua informasi yang berkembang dapat diverifikasi secara menyeluruh, sehingga tabir kebenaran di balik kematian Winda dapat terungkap secara terang benderang. Oleh karena itu, Kompolnas juga belum dapat menilai apakah proses penyelidikan yang berjalan selama ini tergolong cepat atau justru lambat, karena semuanya masih dalam tahap pendalaman.

Saat ini, permintaan ekshumasi makam Winda Lorenza masih menanti tindak lanjut dari pihak berwenang. Keluarga besar Winda berharap penuh agar pembongkaran makam ini dapat menjadi kunci untuk menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini masih mengganjal dan belum terjelaskan. Sementara itu, Kompolnas memastikan akan terus mendalami setiap informasi yang diperoleh dari berbagai pihak sebelum akhirnya menyampaikan kesimpulan resmi mengenai perkara yang penuh misteri ini. Harapan akan keadilan dan pengungkapan kebenaran pun kini tertumpu pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh semua pihak terkait. (ES) 

Berita Terkait

Warga Harap Bisa Bayar ETLE di SIGNAL Korlantas: Biar Tak Perlu ke Aplikasi Lain
Kasus Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Guru ICM Diduga Lecehkan Murid
Jenderal Suyudi Ario Seto Kapolri Baru Ternyata Pernah Jadi Cover Boy Tahun 1988, Ini Fotonya!
Alang-alang di Cilincing Jakut Terbakar, Dipicu Bocah Main Korek Api
Intip PIN Berbekal Tusuk Gigi, Sindikat Pencuri Lintas Provinsi di Subang Diringkus Polisi
Nyamar Jadi Petugas, Maling BTS Tower Rp 481 Juta di Tangerang Diringkus
Profil Komjen Suyudi Ario Seto: ‘Jenderal Reserse’ Pilihan Prabowo untuk Pimpin Polri
Prabowo Berdoa di Sumur Maut Lubang Buaya, Diiringi Lagi Gugur Bunga

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Warga Harap Bisa Bayar ETLE di SIGNAL Korlantas: Biar Tak Perlu ke Aplikasi Lain

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Guru ICM Diduga Lecehkan Murid

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Jenderal Suyudi Ario Seto Kapolri Baru Ternyata Pernah Jadi Cover Boy Tahun 1988, Ini Fotonya!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Alang-alang di Cilincing Jakut Terbakar, Dipicu Bocah Main Korek Api

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Intip PIN Berbekal Tusuk Gigi, Sindikat Pencuri Lintas Provinsi di Subang Diringkus Polisi

Berita Terbaru