Tiga Pengeroyok Pedagang Cermin di Pejompongan Ditangkap: Pelarian Maut Berakhir, Polisi Ungkap Kriminal Murni - A1 Faktual

Tiga Pengeroyok Pedagang Cermin di Pejompongan Ditangkap: Pelarian Maut Berakhir, Polisi Ungkap Kriminal Murni

- Editor

Sabtu, 12 September 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Pengeroyok Pedagang Cermin di Pejompongan Ditangkap: Pelarian Maut Berakhir, Polisi Ungkap Kriminal Murni

JAKARTA – Pelarian tiga pelaku pengeroyokan yang menewaskan seorang pedagang kaca atau cermin bernama Bambang Setiawan, 45 tahun, akhirnya berakhir sudah. Kasus tragis yang sempat menyita perhatian publik di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada akhir Agustus lalu, kini menemukan titik terang. Setelah perburuan intensif, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus ketiga tersangka di kawasan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penangkapan ini sekaligus menepis berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya pada Sabtu (12/9/2026), menegaskan bahwa pihaknya telah resmi menetapkan tiga individu sebagai tersangka. “Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, ahli, serta alat bukti, kami telah menetapkan tiga orang tersangka,” ujar Kombes Iman. Ketiga tersangka yang kini telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya adalah FP (23), DS (33), dan DDS (29).

Penangkapan ini bukanlah kebetulan, melainkan buah dari kerja keras dan dedikasi tim kepolisian. Proses perburuan pelaku pengeroyokan maut ini dimulai dengan penyebaran sketsa wajah terduga pelaku ke publik. Sketsa tersebut bukan sekadar gambar biasa, melainkan hasil analisis cermat dari rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian serta keterangan dari 14 saksi yang diperiksa secara mendalam. Tim penyidik menggunakan teknik digital forensik untuk menghasilkan sketsa wajah yang spesifik dan akurat, yang kemudian menjadi kunci utama dalam pelacakan para pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim Subdit PMJ melakukan pencarian terduga pelaku hingga 11 September. Keberadaan tiga orang ini akhirnya berhasil diamankan dan langsung kami tangkap,” jelas Kombes Iman. Kecocokan data lapangan dengan sketsa wajah yang sebelumnya dirilis polisi, yang menampilkan ciri fisik terduga pelaku secara detail, akhirnya menuntun petugas ke tempat persembunyian mereka di Bogor. Sebuah operasi senyap namun masif pun dilancarkan, memastikan para pelaku tidak memiliki kesempatan lagi untuk kabur dari jerat hukum.

Insiden pengeroyokan maut ini terjadi pada 27 Agustus lalu di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, di tengah situasi yang sempat ricuh. Peristiwa tragis tersebut menewaskan Bambang Setiawan, seorang pedagang cermin yang sehari-hari mencari nafkah di kawasan tersebut. Kematian Bambang menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan menyisakan banyak pertanyaan di benak masyarakat, terutama mengenai motif dan latar belakang para pelaku.

Sempat beredar luas spekulasi di masyarakat mengenai latar belakang para pelaku pengeroyokan maut ini, termasuk dugaan keterlibatan kelompok organisasi kemasyarakatan (Ormas) tertentu. Namun, pihak kepolisian dengan tegas menepis isu tersebut. Kombes Iman Imanuddin menegaskan bahwa berdasarkan hasil pendalaman penyidik, tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan anggota Ormas dalam kasus yang merenggut nyawa Bambang Setiawan. Polisi memastikan bahwa insiden ini merupakan murni tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh individu-individu tersebut.

Saat ini, ketiga tersangka, FP, DS, dan DDS, masih menjalani pemeriksaan mendalam di Mapolda Metro Jaya. Penyidik terus berupaya mengungkap motif pasti di balik aksi kekerasan berujung maut ini. Apakah ada dendam pribadi, perampasan, atau pemicu lainnya, semua akan terungkap melalui proses hukum yang sedang berjalan. Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi almarhum Bambang Setiawan dan keluarganya, sekaligus menjadi peringatan bahwa kejahatan tidak akan pernah luput dari pengejaran aparat penegak hukum. Kasus pengeroyokan pedagang cermin di Pejompongan ini menjadi bukti nyata komitmen polisi dalam memberantas kriminalitas demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat. (Erik) 

Berita Terkait

Warga Harap Bisa Bayar ETLE di SIGNAL Korlantas: Biar Tak Perlu ke Aplikasi Lain
Kasus Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Guru ICM Diduga Lecehkan Murid
Jenderal Suyudi Ario Seto Kapolri Baru Ternyata Pernah Jadi Cover Boy Tahun 1988, Ini Fotonya!
Alang-alang di Cilincing Jakut Terbakar, Dipicu Bocah Main Korek Api
Intip PIN Berbekal Tusuk Gigi, Sindikat Pencuri Lintas Provinsi di Subang Diringkus Polisi
Nyamar Jadi Petugas, Maling BTS Tower Rp 481 Juta di Tangerang Diringkus
Profil Komjen Suyudi Ario Seto: ‘Jenderal Reserse’ Pilihan Prabowo untuk Pimpin Polri
Prabowo Berdoa di Sumur Maut Lubang Buaya, Diiringi Lagi Gugur Bunga

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Warga Harap Bisa Bayar ETLE di SIGNAL Korlantas: Biar Tak Perlu ke Aplikasi Lain

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Guru ICM Diduga Lecehkan Murid

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Jenderal Suyudi Ario Seto Kapolri Baru Ternyata Pernah Jadi Cover Boy Tahun 1988, Ini Fotonya!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Alang-alang di Cilincing Jakut Terbakar, Dipicu Bocah Main Korek Api

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Intip PIN Berbekal Tusuk Gigi, Sindikat Pencuri Lintas Provinsi di Subang Diringkus Polisi

Berita Terbaru