Tiga Bocah Ditemukan Tewas di Bendungan Pringsewu, Tiga Pasang Sandal Jadi Petunjuk - A1 Faktual

Tiga Bocah Ditemukan Tewas di Bendungan Pringsewu, Tiga Pasang Sandal Jadi Petunjuk

- Editor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Warga Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Lampung, dikejutkan dengan penemuan tiga bocah yang meninggal dunia di Bendungan Widara Payung, Senin (5/10/2026) siang.

Ketiga korban diduga tenggelam saat berada di sekitar bendungan. Mereka ditemukan dalam waktu berbeda setelah warga melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora membenarkan peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil identifikasi, ketiga korban yakni Zainul (7), Dafa Alfarezel (8), dan Khoirul Imam (8).

“Untuk sementara, dugaan awal ketiga korban meninggal dunia akibat tenggelam. Namun, kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab kejadian,” ujar Ramon.

Zainul dan Dafa merupakan warga Pekon Podosari, Pringsewu. Sementara Khoirul merupakan warga Pekon Sinar Baru, Kecamatan Sukoharjo.

Ketiganya masih berstatus sebagai pelajar sekolah dasar.

Pakaian merah mengambang dan 3 Pasang Sandal

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh dua remaja yang hendak menyeberangi bendungan.

Saat berada di sekitar lokasi, keduanya melihat benda berwarna merah mengambang di permukaan air.

Setelah didekati, ternyata benda tersebut merupakan pakaian yang dikenakan seorang anak laki-laki.

Kedua remaja itu kemudian bergegas menuju permukiman warga yang berjarak sekitar 100 meter dari bendungan untuk meminta pertolongan.

Warga yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi korban. Saat itu, identitas bocah tersebut belum diketahui.

Namun, warga dan petugas mencurigai masih ada korban lain setelah menemukan tiga pasang sandal di sekitar bendungan.

Kecurigaan itu membuat pencarian diperluas. Setelah pintu air dibuka dan permukaan air mulai surut, dua korban lainnya akhirnya ditemukan.

Zainul menjadi korban pertama yang ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB. Saat dievakuasi, dia mengenakan kaos merah dan celana pendek abu-abu. (ES) 

Berita Terkait

Pria Pingsan di Dasar Sumur 15 Meter Saat Evakuasi Balita di Bogor
Warga Badui minta perlindungan hutan sambut HUT Banten ke 26
Bukan Kecelakaan, Mobil di Sentul Tiba-tiba Dilalap Api Tengah Malam hingga Tinggal Kerangka
Lima Personel Gegana Polda Sultra Terpilih Misi Perdamaian PBB
Pemotor Wanita Tewas Usai Kecelakaan dengan Mobil Maung, Koarmada III Lakukan Penyelidikan
Duh! Kabel Bawah Tanah Dicuri hingga Sebabkan Gangguan Lalu Lintas di Bandung
Napi Tewas dalam Ribut Maut di Sel Isolasi Lapas Balikpapan, Polisi Terjunkan Tim Usut Dugaan Pidana
Kejutan Ulang Tahun Jadi Tragedi Berdarah, Suami Bunuh Pria Lain di Kamar Istri

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:30 WIB

Pria Pingsan di Dasar Sumur 15 Meter Saat Evakuasi Balita di Bogor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Tiga Bocah Ditemukan Tewas di Bendungan Pringsewu, Tiga Pasang Sandal Jadi Petunjuk

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Warga Badui minta perlindungan hutan sambut HUT Banten ke 26

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Bukan Kecelakaan, Mobil di Sentul Tiba-tiba Dilalap Api Tengah Malam hingga Tinggal Kerangka

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Lima Personel Gegana Polda Sultra Terpilih Misi Perdamaian PBB

Berita Terbaru